UNIVERSITAS PADJADJARAN
FAKULTAS ILMU BUDAYA
PROGRAM STUDI SASTRA INDONESIA
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
MATA KULIAH KODE RUMPUN MK BOBOT (SKS) SEMESTER Tgl Penyusunan
Metode Pengajaran Bahasa & BIPA H10A.5001 Mata Kuliah Wajib 3 5 14-05-2026
OTORISASI Pengembang RPS Koordinator MK Ketua Program Studi
Dr. Lina Meilinawati Rahayu, SS., M.Hum.; Nani Darmayanti, S.S., M.Hum., Ph.D;



Dr. Lina Meilinawati Rahayu, SS., M.Hum.;







CAPAIAN PEMBELAJARAN
CPL PRODI
CPL-04 Mengetahui sistem pengelolaan dan pemanfaatan bidang bahasa, sastra, dan budaya Indonesia secara aplikatif.
CPL-10 Mampu mengelaborasi bidang ilmu bahasa, sastra, dan budaya Indonesia dengan bidang ilmu lain.
CPMK
CPMK-1 Mengetahui konsep dan prinsip dasar dalam bidang pendidikan dan pengajaran bahasa Indonesia dan Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing BIPA
CPMK-2 Mampu melakukan penelusuran literasi ilmiah bereputasi berkaitan dengan konsep-konsep dasar dalam bidang ilmu Pengajaran Bahasa dan BIPA
Sub-CPMK
Sub-CPMK1 Mahasiswa menjelaskan Common European Framework of Reference for Languages CEFR adalah standar yang diakui secara internasional untuk menggambarkan kecakapan berbahasa. CEFR diakui secara luas di seluruh Eropa dan semakin umum di seluruh dunia. [C1,A3,P1]
Sub-CPMK2 Mahasiswa menjelaskan dan mengetahui kompetensi BAHASA Kompetensi BERBAHASA dan Kompetensi BUDAYA yang harus dimiliki oleh seorang pengajar BIPA. [C1,A2,P3]
Sub-CPMK3 Mahasiswa mampu menyiapkan bahan ajar serta membuat media pembelajaran yang sesuai untuk mahasiswa asing. [C1,A2,P1]
Sub-CPMK4 Mahasiswa mampu mengajarkan materi pada pemelajar BIPA. [C1,A2,P1]
DESKRIPSI SINGKAT MK Mata kuliah ini berisi materi yang menempatkan bahasa Indonesia sebagai bahasa asing. Dalam mata kuliah ini dikaji langkah-langkah pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa asing  dari tingkat yang paling dasar sampai tingkat terampil.
MATERI PEMBELAJARAN
  1. CEFR (Common European Framework of Reference for Languages) 
  2. RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) dalam pembelajaran BIPA.
  3. Kompetensi bahasa dalam pembelajaran BIPA & model pembelajarannya.
  4. Kompetensi berbahasa dalam pembelajaran BIPA & model pembelajarannya.
  5. Kompetensi budaya dalam pembelajaran BIPA & model pembelajarannya.
  6. Kompetensi sastra dalam pembelajaran BIPA & model pembelajarannya.
  7. Media pembelajaran untuk pembelajaran BIPA.
  8. Evaluasi dalam pembelajaran BIPA.

PUSTAKA
  1. Semua bahan ajar di laman Bipa.Kemendikbud.go.id. Burhan, Jasir. Metode Pengajaran Bahasa. (Dalam Majalah Pembinaan Bahasa Indonesia) Jakarta: Pusat Bahasa.
  2. BIPA Daringhttps://bipa.kemdikbud.go.id.
  3. BIPA Daringhttps://bipa.kemdikbud.go.id.
  4. Subiyakto. 1993. Metode Pengajaran Bahasa. Jakarta: Gramedia.
  5. Rahardi,Kunjana.Dimensi-dimensi Kebahasaan :Aneka Masalah Bahasa Indonesia Terkini.Jakarta : Erlangga.
  6. Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing. Jakarta: Badan Bahasa. 
  7. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta : Pusat Bahasa.
  8. Hatimah,Ihat.Strategi dan Metode Pembelajaran. Bandung: Andira, 2003.
  9. De Porter,Bobbi. Quantum Teaching. Terjemah: Ary Nilandari. Bandung: Kaifa, 2001.

DOSEN PENGAMPU Dr. Lina Meilinawati Rahayu, SS., M.Hum.; Nani Darmayanti, S.S., M.Hum., Ph.D;
MATA KULIAH PRASYARAT
Per temuan Ke- Sub-CPMK (Kemampuan akhir tiap tahapan belajar) Indikator Penilaian Kriteria & Bentuk Penilaian Bentuk, metode pembelajaran dan penugasan (media & sumber belajar) Materi Pembelajaran (pustaka) Bobot (%)
Synchonous Asynchonous
1,2,3,4 Sub-CPMK1 Mahasiswa menjelaskan Common European Framework of Reference for Languages CEFR adalah standar yang diakui secara internasional untuk menggambarkan kecakapan berbahasa. CEFR diakui secara luas di seluruh Eropa dan semakin umum di seluruh dunia. [C1,P1,A3,]
  1. Mahasiswa mampu menjelaskan kembali sejarah pembelajaran BIPA di Indonesia dan dunia
  2. Mahasiswa mampu menjelaskan kembali Common European Framework of Reference for Languages (CEFR) adalah standar yang diakui secara internasional untuk menggambarkan kemahiran berbahasa. CEFR diakui secara luas di seluruh Eropa dan semakin umum di seluruh dunia.
Bentuk : Tes / Non tes
Kriteria: tes rublik
Penilaian: partisipatif (20%)
Kuliah;
Metode: Small Group Discussion; Discovery Learning; Contextual Learning; Project Based Learning;
Tatap muka di kelas
Media: LIVE Unpad
Zoom Meeting
  1. Sejarah BIPA di Indonesia
  2. Perkembangan BIPA di berbagai negara di dunia
  3. CEFR (Common European Framework of Reference for Languages) 


20
5,6,7,8 Sub-CPMK2 Mahasiswa menjelaskan dan mengetahui kompetensi BAHASA Kompetensi BERBAHASA dan Kompetensi BUDAYA yang harus dimiliki oleh seorang pengajar BIPA. [C1,P3,A2,]
  1. Mahasiswa mampu mengetahui dan memiliki kompetensi bahasa, berbahasa, budaya, dan sastra untuk menjadi pengajar BIPA. Kemampuan berbahasa adalah kemampuan seseorang dalam menggunakan bahasa yang memadai dilihat dari sistem bahasa.
  2. Mahasiswa memiliki kemampuan menyampaikan informasi dan pengetahuan secara lisan dan tertulis akan memudahkan juga seseorang untuk memahami informasi dan pengetahuan yang diperoleh dari proses membaca dan mendengar.
Bentuk : Tes / Non tes
Kriteria: tes rublik
Penilaian: uts (20%)
Kuliah;
Metode: Small Group Discussion; Discovery Learning; Cooperative Learning; Project Based Learning;
Tatap muka di kelas
Media: LIVE Unpad
Zoom Meeting
  1. Kompetensi bahasa dalam pembelajaran BIPA & model pembelajarannya.
  2. Kompetensi berbahasa dalam pembelajaran BIPA & model pembelajarannya.
  3. Kompetensi budaya dalam pembelajaran BIPA & model pembelajarannya.
  4. Kompetensi sastra dalam pembelajaran BIPA & model pembelajarannya
20
9,10,11,12 Sub-CPMK3 Mahasiswa mampu menyiapkan bahan ajar serta membuat media pembelajaran yang sesuai untuk mahasiswa asing. [C1,P1,A2,]
  1. Mahasiswa mampu menyusun bahan ajar dari tingkat A1-B2 dalam berbagai kompetensi bahasa dan kebahasaan. Mampu juga mewujudkan dalam berbagai media pembelajaran sesuai dengan bahan ajar yang dimaksud.
  2. Mahasiswa mampu membuat evaluasi pembelajaran dan memahami bahwa penilaian merupakan salah satu indikator penentu keberhasilan atau bahkan kegagalan suatu proses pembelajaran.
Bentuk : Tes / Non tes
Kriteria: tes rublik
Penilaian: proyek (30%)
Kuliah;
Metode: Small Group Discussion; Discovery Learning; Contextual Learning; Project Based Learning;
Tatap muka di kelas
Media: LIVE Unpad
Zoom Meeting
  1. RPS (Rencana Pembelajaran Semester) 
  2. RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) dalam pembelajaran BIPA.
  3. Media Pembelajaran Berbasis Digital dan Konvensional
30
13,14,15,16 Sub-CPMK4 Mahasiswa mampu mengajarkan materi pada pemelajar BIPA. [C1,P1,A2,]
  1. Mahasiswa mampu mengajarkan materi bahasa, kebahasaan, sastra, dan budaya pada berbagai jenjang.
  2. Ujian Praktik Mengajar BIPA.
Bentuk : Tes / Non tes
Kriteria: tes rublik
Penilaian: uas (30%)
Kuliah;
Metode: Simulation; Discovery Learning; Cooperative Learning; Project Based Learning;
Tatap muka di kelas
Media: LIVE Unpad
Zoom Meeting
  1. Media pembelajaran untuk pembelajaran BIPA.
  2. Evaluasi dalam pembelajaran BIPA.
30


Analisis Penilaian
CPL CPMK Komponen Penilaian Bobot Nilai per komponen (%) Bobot Nilai per CPMK (%) Sub-CPMK
Sub-CPMK1Sub-CPMK2Sub-CPMK3Sub-CPMK4
CPL-04 CPMK-1Partisipatif
UTS
20
20
40VV
CPL-10 CPMK-2Proyek
UAS
30
30
60VV
Total 100 100


Komponen Penilaian
Komponen Bobot Nilai (%)
Partisipatif 20
Proyek 30
UAS 30
UTS 20
Total 100